Tutorial Pembelajaran
Pembelajaran itu penting untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.
II. Pengertian
Bahan Ajar (Materi Pembelajaran)
Dalam Pembelajaran Kali ini membahas Pengembangan Bahan Ajar dan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Bahan
ajar merupakan seperangkat materi /substansi pembelajaran (teaching material) yang disusun secara sistematis dan menampilkan
sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan
pembelajaran. Melalui bahan ajar, siswa dapat mencapai suatau kompetensi atau
KD secara runtut dan sistematis sehingga secara akumulatif siswa mampu
menguasai semua kompetensi secara utuh dan terpadu.
I. Pendahuluan
Selaras
dengan tuntutan kompetensi yang harus dimiliki guru (kompetensi pedagogik,
kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesi), pengembangan
bahan ajar (materi pembelajaran) dan media merupakan salah satu kewajiban yang
diemban guru untuk mengembangkan kompetensi yang dimiliki, pada gilirannya
dapat meningkatkan eksistensinya sebagai guru yang profesional.
Permasalahan
lain yang ada sekarang ini adalah pemahaman guru yang bervariasi tentang KURIKULUM
2013. Perbedaan pemahaman akan berdampak pada penjabaran kemampuan-kemampuan
dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar sehingga berakibat makin lebarnya
variasi terhadap pemahaman dalam pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran
sesuai dengan tuntutan kurikulum yang berlaku.
Pemilihan bahan ajar
dan media pembelajaran terkait erat dengan pengembangan silabus, yang di
dalamnya terdapat standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi pokok,
pengalaman belajar, metoda, evaluasi dan sumber. Selaras dengan pengembangan
silabus maka materi pembelajaran yang akan dikembangkan sudah semestinya tetap memperhatikan
pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar, kesesuaian dengan materi
pokok yang diajarkan, mendukung pengalaman belajar, ketepatan metoda dan media
pembelajaran, dan sesuai dengan indikator untuk mengembangkan asesmen.
Pedoman
pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran ini merupakan rambu-rambu yang
perlu diperhatikan ketika mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran.
Sejumlah manfaat yang dapat dipetik dari pedoman pengembangan bahan ajar dan
media pembelajaran ini bagi para pengembang
bahan ajar dan media pembelajaran (dalam
hal ini adalah guru) di antaranya adalah untuk:
1) memperoleh gambaran
tentang cara menganalisis bahan ajar dan media yang akan diajarkan;
2) memperoleh gambaran
tentang cara-cara analisis pedagogik yang akan diterapkan dalam pembelajaran;
3) dapat mengembangkan
kemampuannya dalam mengelola bahan ajar dan media pembelajaran;
4) lebih kritis
menyesuaikan bahan ajar dan media yang dikembangkannya dengan karakteristik
siswa;
5) dapat mengembangkan
kemampuannya dalam mengembangkan kurikulum sekolah;
6) berpeluang menjadi
guru yang profesional terkait dengan
kompetensi pedagogis, kompetensi profesi, kompetensi kepribadian, dan
kompetensi sosial.
II. Pengertian
Bahan Ajar (Materi Pembelajaran)
Materi pembelajaran
terdiri dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dikembangkan berdasarkan
Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar
(KD) pada standar isi yang harus dipelajari oleh siswa dalam rangka mencapai
kompetensi yang telah ditentukan.
Contoh sederhana
materi pembelajaran adalah
sebagai berikut. Untuk Kompetensi Dasar (KD) 6.1: Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup. Materi
pembelajaran yang berkaitan dengan KD ini meliputi ciri-ciri makhluk hidup,
yakni bergerak, tumbuh dan berkembang, bernafas, membutuhkan makan, peka
terhadap rangsangan, mengeluarkan zat sisa dan berkembang biak. Namun, seberapa
dalam dan seberapa luas materi pembelajaran ini untuk siswa kita, dari mana
saja sumber materi pembelajaran ini dapat kita peroleh, dan bagaimana mengemas
materi pembelajaran ini, tentu saja memerlukan pemahaman yang lebih dalam
tentang pengembangan materi
pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar